Selasa, November 10, 2009

Surat Dari Setan

Aku melihatmu kemarin, saat engkau memulai aktiviti harianmu.Kau bangun tanpa sujud mengerjakan subuhmu. Bahkan kemudian, kau juga tidak mengucapkan'Bismillah' sebelum memulai santapanmu, juga tidak sempat mengerjakan shalat Isha sebelum berangkat ke tempat tidurmu.
Kau benar2 orang yang bersyukur, Aku menyukainya. Aku tak dapat mengungkapkan betapa senangnya aku melihatmu tidak merubah cara hidupmu.

Hai Bodoh, Kamu millikku. Ingat, kau dan aku sudah bertahun-tahun bersama,dan aku masih belum bisa benar2 mencintaimu. Malah aku masih membencimu, karena aku benci Allah. Aku hanya menggunakanmu untuk membalas dendamku kepada Allah.Dia sudah mencampakkan aku dari surga, dan aku akan tetap memanfaatkanmu sepanjang masa untuk mebalaskannya Kau lihat, ALLAH MENYAYANGIMU dan dia masih memiliki rencana-rencana untukmu dihari depan.

Tapi kau sudah menyerahkan hidupmu padaku, dan aku akan membuat kehidupanmu seperti neraka.Sehingga kita bisa bersama dua kali dan ini akan menyakiti hati ALLAH. Aku benar-benar berterima kasih padamu, karena aku sudah menunjukkan kepada NYA siapa yang menjadi pengatur dalam hidupmu dalam masa2 yang kita jalani Kita nonton film 'porno' bersama, memaki orang, mencuri, berbohong, mempersenda dan mempermain kan perasaan orang, munafik, makan sekenyang-kenyangya, bergosip, manghakimi orang, menghujam orang dari belakang, tidak hormat pada orang tua , Tidak menghargai Masjid, berperilaku buruk. TENTUNYA kau tak ingin meninggalkan ini begitu saja.

Ayuhlah, Hai Bodoh, kita terbakar bersama, selamanya. Aku masih memiliki rencana2 hangat untuk kita. Ini hanya merupakansurat penghargaanku untuk mu. Aku ingin mengucapkan 'TERIMAKASIH' kerana sudah mengizinkanku memanfaatkan hampir semua masa hidupmu. Kamu memang sangat mudah dibodohi, aku menertawakanmu.Saat kau tergoda berbuat dosa kamu menghadiahkan tawa. Dosa sudah mulai mewarnai hidupmu.Kamu sudah 20 tahun lebih tua, dan sekarang aku perlu darah muda.Jadi, pergi dan lanjutkanlah mengajarkan orang-orang muda bagaimana berbuat dosa. Yang perlu kau lakukan adalah merokok, mabuk-mabukan, berbohong, berjudi, bergosip, dan hiduplah se-egois mungkin.Lakukan semua ini didepan anak-anak dan mereka akan menirunya.

Begitulah anak-anak.Baiklah, aku persilakan kau bergerak sekarang. Aku akan kembali beberapa detik lagi untuk menggodamu lagi.Jika kau cukup cerdas, kau akan lari sembunyi, dan bertaubat atas dosa-dosamu.Dan hidup untuk Allah dengan sisa umurmu yang tinggal sedikit. Memperingati orang bukan tabiatku, tapi diusiamu sekarang dan tetap melakukan dosa, sepertinya memang agak aneh. Jangan salah sangka, aku masih tetap membencimu. Hanya saja kau harus menjadi orng tolol yang lebih baik dimata ALLAH.

13 Juri Propesional:

um. masyitah berkata...

Salam,
fuh terasa jiwaku.Thanks for the sharing

Koyuki berkata...

setan takkan mengalah selagi kita tak tunduk pada mereka..

sekarang ni si setan da kena pijak ngan budak satan

erk =0

~0~ berkata...

tue la kerja setan...menyesatkan manusia...

relevan berkata...

Bapak punya setan..kalu tolong orang noreh ke apa ke tahan juge..ini nyesatkan orang je kelakor..

a kl citizen berkata...

assalammualaikum echam

takutnya mendapat surat dari si laknat ini....
bukan takutkan dia,
tapi takut jika mengikut dia...

semoga Allah sentiasa melindungi kita dari dia

Fadh berkata...

nauzubillahimanizolik...

maiyah berkata...

syoh gi jejauh srtan :)

Finaz berkata...

setan betullah setan nih! hehe

abu muaz berkata...

tapi manusia tak sempat nak baca surat-surat setan ni...sibuk sangatlah bang.

sonata anak kancil berkata...

setan sentiasa penggoda setia...kuatkan iman!

Cikgu Jang .. berkata...

eloknya kirim surat ni kat anak2 buah setan yg tengah buat maksiat kat luar sana tu...hehehe

mazru berkata...

audzubillahiminasyyaithoonirrojim...

LIPISLADY berkata...

Assalamualaikum, terima kasih kerana share surat ini, semuga kita dalam perlindungan Allah dari syaitan yang kena rejam..

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Pesanan Penaja

Terima kasih kerana melayari ECHAM.COM. Segala apa yang disiarkan dihalaman ini adalah pandangan penulis semata-mata. Jika terdapat sebarang kekurangan sila abaikan.